Sajak Pengingat

Kami dua insan yang berbeda

Dengan hati berbeda dan fikiran berbeda

Kami menomor satukan kekuatan yang berbeda

Berpikir secara matang dan bersama sama

Menjadikan kegiatan kami lebih berharga

Lebih bersemangat dan lebih bermakna

Sajak Pengingat

Bukan Puisi bukan rantaian pantun

Ini Sajak Balasan Untuk dirinya

Yang Semakin hari semakin membuat tanya

Apakah?

Dimanakah?

Sedang Apa?

Dan Bersama Siapa?

Setiap embun subuh menemani tubuh yang tunduk

Doa terpanjatkan untuknya

Dekatkanlah jika memang dia juga menginginkannya

Satu Kata yang bermakna belum terucap

Dari bibir dan lidah itu

Jika nanti ada kesempatan

Akan kupastikan apa yang akan kamu katakan

Sajak Pengingat

Bahwa Aku ada rasa
senyum

Sedikit sajak  saja, sebenarnya sich disuruh buat puisi ya karena saya lagi belum ada ngeh buat puisi ya pada akhirnya lebih kepada untaian sajak saja, entah bisa disebut puisi atau tidak tapi menurutku itu tidak cukup untuk disebut puisi komunis

Bingung kenapa aku menulis seperti itu, ya dikarenakan ada seorang yang jauh dimata minta dibuatkan dan karena belum ngeh ya buat sajak saja. senyum Suatu saat pasti akan mengalir puisi lembut dan penuh makna, untuk sementara ini saja dulu yach : jatuh cinta

Sajak Pengingat
1 vote, 5.00 avg. rating (73% score)